Ari Muladi Minta Maaf kepada Bibit & Chandra

JAKARTA - Ari Muladi mengaku telah berbohong saat pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP) di kepolisian terkait kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah.

Pria yang diminta menyerahkan uang dari Anggodo Widjojo itu pun mengaku sangat menyesal dan meminta maaf atas perbuatannya.

"Pada saat di tahanan, beberapa malam saya tidak bisa tidur karena merasa berdosa terhadap orang-orang yang saya sebut namanya. Saya sebut juga menerima dana. Padahal saya tidak menyerahkan langsung dan tidak mengenal orang itu. Saya menyesal setengah mati," aku Ari di hadapan wartawan di Kantor Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2009).

Ari yang didampingi kuasa hukumnya, Sugeng Teguh Santosa berkali-kali menegaskan permintaan maafnya karena telah berbohong.

"Saya dan keluarga meminta maaf. Karena perbuatan yang saya lakukan, beliau-beliau yang menanggung akibatnya," sesal Ari.