JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Alie mengapresiasi mundurnya Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga. Pasalnya, nama Ritonga disebut-sebut dalam rekaman pembicaraan Anggodo Widjojo dengan sejumlah orang.

"Itu tindakan yang gentlemen kalau dia mundur karena merasa bersalah," kata Marzuki di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/11/2009).

Dia juga mengimbau, agar semua pejabat yang namanya disebut-sebut dalam rekaman tersebut juga ikut mundur dari posisinya.

"Sebaiknya buat semua pihak yang merasa bersalah ikut mundur juga. Tetapi yang susah itu bagaimana menyadarkan kesalahan. Mereka selalu bilang, biarkan proses hukum yang berjalan, nah ini yang susah," tegasnya.

Sementara itu Ketua MPR Taufiq Kiemas enggan mengomentari atas mundurnya Ritonga. Dia menyerahkan kepada Komisi III DPR. "Tanya saja ke Komisi III," tandasnya.