
KENDATI awan gelap krisis tidak lagi kuat membayangi, pasar produk mewah masih bisa merasakan dampak berat resesi global.
Hal tersebut di akui rumah mode Versace yang berencana akan memberhentikan seperempat dari jumlah karyawannya di seluruh dunia, menyusul turunnya tingkat penjualan dan keuntungan selama dua tahun terakhir.
Brand favorit para selebritis Hollywood tersebut mengumumkan bahwa tahun ini mereka telah memperkirakan jumlah kerugian tahun ini yang akan lebih besar dari tahun lalu. Pada 2008 lalu, Versace menutup buku dengan keruhian mencapai 400.000 euro dan tahun ini diperkirakan jumlah itu akan membengkak hingga mencapai angka 30 juta euro.
Dalam pengumuman resminya yang disebar melalui surat elektronik pada pihak media, Versace menyebutkan bahwa hal tersebut memaksa mereka untuk memberhentikan 350 karyawannya dari jumlah total 1.360 pekerja di seluruh dunia dan akan melakukan restrukturisasi dan merencanakan strategi baru guna mengejar ketinggalan dan menutup kerugian di 2011.
"Rencana strategi baru akan kami laksanakan pada pertengahan tahun depan. Sementara, sekarang kami akan melakukan review terhadap toko-toko kami, merasionalisasi produksi, dan mengurangi investasi agar di 2011 kami bisa kembali mengejar keuntungan," ujar CEO Versace Gian Giacomo Ferraris, seperti dilansir Reuters.








