
JAKARTA - Pemerintah tahun depan sengaja tidak mengalokasikan dana stimulus fiskal sebesar 2009 ini. Hal ini mengingat perekonomian global dianggap sudah tidak lagi berada dalam fase krisis.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Depkeu Anggito Abimanyu berharap nominal stimulus yang berkurang tersebut dapat dikompensasi dengan pertumbuhan investasi swasta dan ekspor.
"Dari pengamatan pemerintah, jika kedua faktor ini tumbuh positif pada tahun depan, pertumbuhan ekonomi bisa mencapai target 5,5 persen," kata dia usai rapat kerja di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/11/2009).
Sejalan dengan pemulihan ekonomi global tadi, Anggito lebih lanjut mengatakan, kebijakan fiskal tahun depan tidak akan terlalu ekspansif. Ini terlihat dari defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2010 yang diasumsikan 1,6 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), setara Rp98,1 triliun.
Stimulus fiskal tahun ini dialokasikan sebesar Rp73,3 triliun. Untuk tahun depan, pemerintah tidak membuat alokasi khusus untuk stimulus. Stimulus akan dimasukan dalam belanja pemerintah pusat.








